Loading...
Cover Story

Harris: Bagaimana Teknologi Melindungi dari Distraksi

Teknologi menjadi distraksi

Distraksi teknologi

Teknologi mempermudah pekerjaan manusia dan meringkas waktu pekerjaan. Apakah waktu kita sudah dimanfaatkan dengan baik akibat adanya teknologi? Pikir lagi! Percaya atau tidak, ada waktu yang terbuang akibat teknologi, dan itu cukup banyak!

Email dari media sosial
Email dari media sosial

Butuh contoh? Pernahkah kamu mendapatkan email mirip seperti ini dari media sosial Path? Teman saya memberikan komentar dari foto yang di tag kepada saya. Apa yang kemudian kamu lakukan (tepatnya saya lakukan)? Saya penasaran dan mengeklik “Lihat Momen”. Sampai pada akhirnya, waktu saya terbuang 20 menit hanya untuk melihat Path milik saya.

Bagian anehnya, saya tahu apa yang akan saya liat nanti (yaitu komentar teman saya, dan foto). Tapi, itu tidak mencegah saya untuk tidak mengeklik tombol itu lagi pada email serupa.

Butuh contoh lain? Smartphone kamu pasti terhubung dengan email. Ketika ada pemberitahuan email masuk, kamu akan mengecek email kamu lewat smartphone. Tapi setelah kamu melakukan itu, seberapa sering (ayo, jujur) kamu men-“refresh” email kamu? Atau seberapa sering kamu men-“pull down” Twitter kamu untuk merefresh timeline? Padahal kamu mungkin sudah tahu apa yang kamu dapatkan (you’ll get nothing new). Jadi pertanyaan besarnya adalah, mengapa kamu (atau tepatnya kita) selalu ingin mengecek media sosial, email, berita, SMS, dan teralihkan dari apa yang sedang kita kerjakan?

Penghasil uang paling banyak?

Slot machine alias mesin judi (sumber: Wikipedia)
Slot machine alias mesin judi (sumber: Wikipedia)

Apa yang menghasilkan uang di Amerika lebih banyak ketimbang taman hiburan, baseball, dan film jika digabungkan? Jawabannya, slot machine. Bagaimana ini mungkin? Pada dasarnya sama … telepon kita adalah mesin slot. Setiap kali kita memeriksa telepon, ibaratnya kita sedang bermain mesin slot dan bersensasi apa yang akan saya dapatkan? Setiap kali kita mengecek email atau Twitter, kita bermain mesin slot dan mengatakan, “Apa yang akan saya dapatkan?” Setiap kali kita menggulirkan (pull down) feed berita, kita bermain mesin slot untuk melihat, apa yang akan saya mendapatkan berikutnya? Menurut Tristan Harris yang seorang desainer UI/X, dia tahu persis bagaimana psikologi ini bekerja, dia tahu persis apa yang terjadi – tetapi dia tidak tahu mengapa dan masih saja terjebak dalam psikologi aneh ini .

Jadi apa yang akan kita lakukan? Apakah kita harus memutuskan semuanya dan kembali menggunakan Handphone? Saya tahu pikiran kamu. Kamu pasti takut kehilangan berita terbaru jika itu kamu lakukan, benar?Mungkin saja kamu akan lupa dengan PR, tugas, atau pekerjaan yang baru terlihat lewat jarkom Line atau Whatsapp. Dengan kata lain, muncul pertanyaan lagi, apakah lebih baik terganggu atau memiliki rasa takut kehilangan?

Oke, mari kita simpulkan dulu sejauh ini. Masalah kita adalah

  1. Mengapa kita selalu ingin mengecek Smartphone kita? (terjawab)
  2. Perlukah kita memutuskan semuanya dan memilih, lebih baik terganggu atau memiliki rasa takut kehilangan?

Apa yang harus kita lakukan?

Salah satu cara untuk mencegah distraksi menurut Tristan Harris
Salah satu cara untuk mencegah distraksi menurut Tristan Harris

Jawabnya jelas, tidak (karena kalau “ya”, tidak akan ada artikel ini). Desain dapat memperbaiki masalah ini. Contoh kecil bagaimana kamu sedang chatting dengan temanmu bernama Elven. Dan kamu ingat, “Saya perlu mengirim Elven dokumen itu.” Kamu tahu Elven sedang sibuk (dari statusnya misalnya) tapi kamu takut lupa jika dinantikan memberi pesan pada Elven. Disinilah design bekerja, kebanyakan instant messenger tidak memperhatikan aspek kesibukan pengguna. Kita bisa saja menandai diri kita “Sibuk”, tapi chat akan terus masuk dan mengganggu kita.

Bagaimana kalau kali ini, Elven bisa menandai bahwa dia sedang fokus. Dia menyeret slider dan mengatakan, “Saya ingin fokus selama 30 menit,” begitu dan – bam! – dia fokus. Sekarang ketika kamu ingin memberikan Elven pesan, kamu bisa mengirimkan pesan pada Elven tanpa harus kelupaan. Bedanya, kali ini, pesan ditahan sampai 30 menit sehingga Elven masih bisa fokus, tapi kamu bisa mengomunikasikan tanpa terlupa.

Walaupun begitu, cara ini hanya bekerja jika Elven tahu bahwa sesuatu yang datang dari seseorang benar-benar penting. Elven diberikan pilihan untuk memilih siapa-siapa saja yang masih boleh mengontak dirinya. Jadi kamu masih bisa mengganggu Elven. Tapi at least Elven tidak diganggu secara konstan dengan cara ini. Elven memang memilih untuk “diganggu” oleh beberapa orang yang memang kemungkinan besar penting.

Memang untuk tidak terganggu oleh teknologi itu sangat penting. Mindset kita (terutama designer) seharusnya bukan lagi “Let’s design it so it’s easy to send a message“, namun seharusnya “Let’s create the highest possible quality communication in a relationship between two people.” Atau bukan lagi menampilkan iklan yang “memaksimalkan atensi pengguna,” tapi lebih membuat iklan yang “menarik karena produknya yang dibutuhkan.”

Silahkan tonton video versi lengkapnya di TED

Contribution Article